||| Assalamualaikum Wr, Wb. ||| Selamat datang ke blog saya ini ||| Semoga ada manfaat yang dapat anda peroleh |||
Tampilkan postingan dengan label ACI (Aku CInta Indonesia). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ACI (Aku CInta Indonesia). Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Agustus 2023

Dirgahayu Yang Ke-78 Tanah Air Indonesia


:::::::: Dirgahayu ke-78 Negeriku Indonesia Tercinta, Semoga menjadi negeri yang senantiasa dalam lindungan dan rahmat Allah :::::::::



Kamis, 09 April 2020

JARINGAN KOMPUTER-2 : Jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Topologi

Bismillahirrahmanirahim - Assalamu'alaikum Wr, Wb 

Jenis jaringan komputer dapat dilihat dari beberapa sudut pandang teknis. Ada jenis jaringan komputer yang dibedakan berdasarkan topologi, model koneksi, cakupan wilayah dan berdasarkan kepentingan penggunanya. Pada kesempatan ini akan dibahas jenis jaringan berdasarkan topologinya.

  1. Downloadlah file penjelasan lengkap tentang jenis jaringan komputer berdasarkan topologi jaringan pada link || DI SINI ||
  2. Baca dengan teliti dan salinlah ulang dengan lengkap di buku tulis masing-masing. Kelak setelah proses belajar mengajar berjalan normal agar buku catatan dikumpul untuk diperiksa.
  3. Jawablah pertanyaan berikut dengan seksama dan dalam tempo yang sebaik-baiknya.
  4. Waktu pengerjaan selama 1 minggu untuk penyalinan dan menjawab soal PGB hanya satu hari bertepatan dengan hari masuk mapel informatika paling lama pukul 24:00 WIB, efektif mulai tanggal 13 s/d  18 Maret 2020. 

Sabtu, 01 Oktober 2016

ORIGAMI LRA-916 DARUN NAJAH


 
Origami adalah seni melipat kertas yang bagi beberapa orang sungguhlah sangat mengasyikkan dan menyenangkan. Ada banyak karya yang dapat kita buat melalui origami. Ada bentuk hewan, alat transportasi, robot, wadah dan bentuk lainnya. Origami model pesawat tempur juga tidak kalah menyenangkan, kita bisa membuat miniatur pesawat tempur yang ada di dunia nyata sehingga di letakkan di atas meja atau lemari. Bisa juga kita membuat model pesawat tempur yang dirancang sendiri sehingga mendatangkan kesenangan tersendiri pula. 


 Kebetulan tahun ini saya mengajar Prakarya kelas XI khususnya kelas XI IPK TP 2016-2017, di semester ini ada dua materi yaitu kerajinan dan rekayasa. Berdasarkan buku mata pelajaran, seharusnya kerajinan yang dipelajarai adalah bagaimana cara membuat karya kerajinan dari bahan lunak, khususnya jenis tembikar ( yang terbuat dari tanah liat), namun karena keterbatasan saya, saya putuskan salah satu kerajinan yang saya ajarkan adalah Origami pesawat tempur yang notabene memang sudah jadi hobi saya sejak lama.

LRA-916 Darun Najah, adalah sebuah konsep pesawat tempur khayalan. LRA singkatan dari Lillahi Robbil Alamin. Angka 916 menunjukkan bahwa pesawat ini secara intens dikerjakan mulai bulan September tahun 2016. Darun Najah sendiri memili arti negeri yang berjaya. Kepada anak kelas XI IPK, silhakan di download Cutting Paper berikut utk dikerjakan secara kelompok yang telah dibagi. Lengkapi dengan aksesoris lainnya yang sebelumnya sudah diajarkan cara pembuatannya. Hasil karya yang dibuat akan menjadi penilaian utama dan dimasukkan ke dalam daftar nilai.


Berikut ini disediakan untuk membuat Origami pesawat tempur model LRA-916 Darun Najah:




Minggu, 15 Januari 2012

Warsito P Taruno, Ilmuwan Pencipta Alat Pembasmi Kanker Payudara dan Otak

Bisa Membunuh Sel Kanker dalam Waktu Dua Bulan
Awalnya, karir Dr. Warsito P Taruno sebagai peneliti dibangun di Jepang. Di Negeri Matahari Terbit itu, reputasinya sebagai peneliti cukup diperhitungkan. Dari tangan dinginnya, tercipta sebuah alat pembasmi kanker otak dan kanker payudara.

dakwatuna.com – Tak sedikit peneliti Indonesia yang lebih suka berkarir dan bekerja di luar negeri ketimbang di dalam negeri. Sebab, di luar negeri lebih menjanjikan. Tetapi, itu tak berlaku bagi Warsito P Taruno.

Warsito P Taruno, dosen Universitas Indonesia (UI) dan staf khusus Menristek saat ditemui di kantornya Ruko Modernland Tangerang, Banten, Kamis (29/2011). (Sekaring Ratri/JAWA POS)

Semula, Warsito merupakan peneliti Indonesia yang berkarir di Shizuoka University, Jepang. Di kampus tersebut, pria 54 tahun itu juga menjadi salah seorang dosen. Selama berada di Jepang, hidup Warsito lebih dari cukup. Apalagi, pemerintah di sana sangat memperhatikan dan menghargai para peneliti. Tetapi, itu semua tak menghalangi tekad Warsito untuk pulang kampung.

Dia lantas merintis pendirian Ctech Labs (Center for Tomography Research Laboratory) Edwar Technology yang bergerak di bidang teknologi penemuan. Lama-kelamaan, lembaga tersebut berkembang pesat, meski berkantor di ruko di kawasan Perumahan Modernland, Tangerang. Sejumlah sistem dan alat berhasil diciptakan Warsito dan kini menjadi incaran dunia internasional.

’’Saya ingin pulang ke Indonesia dan melakukan riset sendiri,’’ jelas Warsito ketika ditemui di kantornya, Ctech Labs Edwar Technology, kemarin (29/12).

Kini Warsito dan timnya tengah mengembangkan alat pembasmi kanker otak dan kanker payudara. Alat tersebut berupa teknologi pemindai atau tomografi kapasitansi listrik berbasis medan listrik statis (electrical capacitance volume tomography/ECVT).

Dengan alat tersebut, Warsito yang asli Karanganyar itu menciptakan empat perangkat pembasmi kanker payudara dan kanker otak. Perangkat itu terdiri atas brain activity scanner, breast activity scanner, brain cancer electro capacitive therapy, dan breast cancer electro capacitive therapy.

Brain activity scanner dibuat Warsito sejak Juni 2010. Alat tersebut berfungsi mempelajari aktivitas otak manusia secara tiga dimensi. Bentuk alat tersebut mirip helm dengan puluhan lubang connector yang dihubungkan dengan sebuah stasiun data akuisisi yang tersambung dengan sebuah komputer. Alat itu bisa mendeteksi ada tidaknya sel kanker di otak. ’’Dengan alat itu, juga bisa dilihat seberapa parah kanker otak yang diderita pasien,’’ jelas Warsito.

Sementara itu, breast activity scanner diciptakan pada September lalu. Sedikit banyak, dua alat itu memiliki kesamaan, yakni mendeteksi adanya sel kanker di tubuh.

Selain dua alat tersebut, Warsito melengkapinya dengan membuat brain cancer electro capacitive therapy dan breast cancer electro capacitive therapy. Dua alat itu berbasis gelombang listrik statis dengan tenaga baterai. Dua alat tersebut terbukti dapat membunuh sel kanker hingga tuntas hanya dalam waktu dua bulan.
Warsito telah membuktikan keampuhan alat ciptaannya kepada kakak perempuannya yang menderita kanker payudara stadium IV. Terdorong oleh kondisi kakaknya, Suwarni, alumnus Jurusan Teknik Kimia Shizuoka University, Jepang, tersebut menciptakan breast cancer electro capacitive therapy yang berbasis listrik statis. Bentuk alat tersebut dibuat mirip dengan penutup dada yang mengandung aliran listrik statis di bagian dalam. Penutup dada berwarna hitam itu terhubung dengan sebuah baterai yang bisa di-charge. ’’Sengaja dibuat mirip dengan penutup dada biar mudah digunakan,’’ papar Warsito.

Warsito pun mengenakan alat temuannya itu kepada kakaknya selama sebulan. Penutup dada tersebut harus dipakai selama 24 jam. Pada minggu pertama, terlihat efek samping dari alat itu. Namun, efek tersebut tidak sampai menyiksa seperti proses kemoterapi. Hanya, keringat penderita yang menggunakan alat tersebut berlendir dan sangat bau. Urine dan fesesnya (kotoran) pun berbau lebih busuk. Menurut Warsito, hal tersebut menandakan bahwa sel kankernya tengah dikeluarkan. ’’Bau busuk itu berasal dari sel kanker yang sudah mati dan dikeluarkan lewat urine, keringat, dan feses. Tapi, si penderita tidak merasakan sakit, hanya gerah,’’ paparnya.

Temuan Warsito itu ternyata berhasil. Dalam waktu sebulan setelah pemakaian, hasil tes laboratorium menyatakan bahwa kakaknya negatif kanker. Sebulan kemudian, sang kakak dinyatakan bersih dari sel kanker yang hampir merenggut nyawa itu.

Untuk brain cancer electro capacitive therapy, suami Rita Chaerunnisa tersebut mencoba mengenakannya kepada seorang pemuda berusia 21 tahun yang menderita penyakit kanker otak stadium lanjut. Bahan dasar yang digunakan mirip dengan breast cancer electro capacitive therapy. Namun, bentuknya disesuaikan bentuk kepala sehingga menyerupai pelindung kepala.

Serupa dengan metode yang diterapkan kepada sang kakak, Warsito mengenakan alat tersebut kepada pemuda itu selama sebulan pada September lalu. Karena alat itu dipakai di kepala, pasien akan merasakan gerah pada bagian kepala. Pada tiga hari awal pemakaian alat tersebut, tingkat emosi pasien akan meningkat. Setelah itu, muncul gejala-gejala keringat berlendir hingga feses yang baunya lebih enggak enak.
Warsito menceritakan, awalnya pemuda tersebut mengalami lumpuh total. Dia tidak bisa bangun dari tempat tidur, bahkan tidak mampu menelan makanan. Sel kanker telah menyebar di area pangkal otak penderita itu. Namun, setelah seminggu pemakaian alat tersebut, pemuda itu sudah bisa bangun dari tempat tidur serta menggerakkan tangan dan kaki. Setelah dua bulan pemakaian, pemuda tersebut sudah dinyatakan sembuh total. ’’Dua bulan sudah bersih. Sel kankernya sudah hilang,’’ papar dia.

Setelah keberhasilan dua pasien itu, Warsito menerima banyak pesanan. Bahkan, jumlahnya mencapai ratusan. Saat pesanan membeludak, para staf Warsito terpaksa bekerja ekstrakeras hingga larut malam. Sebab, setiap pasien tidak bisa menggunakan alat yang sama. ’’Alat terapi itu harus dibuat sesuai dengan kondisi pasien sehingga tidak sama antara satu dan yang lain,’’ jelasnya.

Karena masih tergolong riset, harga alat terapi itu tergolong sangat terjangkau, hanya sekitar Rp1 juta. Saat ini alat pembasmi kanker tersebut telah didaftarkan di Kementerian Kesehatan untuk mendapat izin edar. ’’Kalau sudah ada izin, bisa segera digunakan oleh masyarakat luas. Harga bisa berubah, tapi pastinya masih terjangkau,’’ ucap dia.

Keberhasilan Warsito tersebut ternyata juga menjadi perhatian dunia internasional. Salah satu di antaranya, The University of King Abdulaziz, Saudi Arabia. Universitas yang berlokasi di kota Jeddah itu sudah memesan breast activity scanner dan brain activity scanner. ’’Dan satu lagi alat scanner untuk perminyakan yang menggunakan sistem ECVT 128 channel,’’ jelasnya.

Sebuah rumah sakit besar di India pun sudah memesan sejumlah alat terapi kanker payudara ciptaan Warsito. ’’Ya, baru beberapa hari lalu kami melakukan clinical test di India,’’ imbuh dia.
Sebelum menemukan alat pembasmi kanker payudara dan otak, Warsito sudah dikenal dunia internasional lewat temuannya, yakni sistem ECVT. Sistem ECVT tersebut merupakan tugas akhir Warsito ketika menjadi mahasiswa S-1 di Shizuoka University, Jepang, pada 1991. Berdasar sistem tersebut, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) pun tertarik memakai teknologi pemindai temuan Warsito tersebut. NASA menggunakannya pada pesawat ulang alik. Teknologi tersebut memungkinkan untuk melihat tembus timbunan material di dinding luar pesawat ulang alik. ’’Kalau ada timbunan air di bagian luar pesawat, dindingnya bisa terbakar,’’ jelasnya.

Tidak hanya itu. Saat mengajar di Ohio State University pada 2001, dia berhasil mengembangkan tomografi kapasitansi listrik berbasis medan listrik statis. Paper yang menjelaskannya dimuat di jurnal Measurement Science and Technology. Artikel tersebut menjadi paper yang paling banyak diakses di penerbitan online oleh Institute of Physics (London). Teknologi tersebut dipatenkan di Amerika pada 2003. Saat masih aktif mengajar dan berkutat dengan sejumlah riset di Ohio State University, Amerika Serikat, Warsito malah memilih pulang ke Indonesia pada 2003. Pilihannya untuk kembali ke tanah air tidak direstui pihak institusi tempatnya mengajar waktu itu. Masih banyak kewajiban yang harus dipenuhi Warsito. Alhasil, dia pun terpaksa bolak-balik Amerika?Indonesia selama kurun waktu 2003?2006. Pada 2005, Warsito mulai mengajar di Jurusan Fisika Medis Universitas Indonesia.

Namun, pada 2006, pihak Ohio State University yang selama ini mendanai riset Warsito menghentikan aliran dananya. Warsito yang kala itu sudah membangun perusahaan di Indonesia terancam bangkrut. Selama dua tahun dia berupaya menutupi semua biaya risetnya dengan berbagai cara. ’’Habis-habisan pokonya,’’ jelasnya.

Namur, di balik kesulitan finansial yang membelit, Warsito berhasil melakukan sebuah pencapaian. Pada akhir 2007, dia berhasil menciptakan sistem tomografi empat dimensi pertama di dunia. Institusi tempat dirinya bekerja dulu, Ohio State University, langsung tertarik membeli sistem tersebut. ’’Tapi, saya maunya mereka membayar 100 persen di muka. Awalnya mereka pikir-pikir. Tapi, setelah saingan mereka Washington State University juga tertarik membeli, mereka langsung oke,’’ jelasnya.

Dari situ kondisi keuangan Warsito membaik. Tanpa bantuan pemerintah, dia mulai bisa menciptakan temuan-temuan yang lain. Di antaranya, temuan yang dinamakan Sona CT Scanner. Alat tersebut adalah scanner berbasis ultrasonik untuk tabung gas bertekanan tinggi. Alat tersebut merupakan pesanan PT Citra Nusa Gemilang, pemasok tabung gas bagi bus Transjakarta. Berkat sejumlah temuannya, Warsito pernah diganjar beberapa penghargaan. Di antaranya, penghargaan rintisan teknologi industri, Kemenperin; penghargaan inovator teknologi, Kemenristek; hingga penghargaan Achmad Bakrie pada 2009 untuk teknologi.

Ke depan Warsito mengatakan bahwa dirinya ingin memperdalam temuannya. Yakni, alat pendeteksi kanker otak dan payudara. Dia juga akan menciptakan alat terapi untuk segala jenis kanker dengan menggunakan metode gelombang listrik statis. ’’Fokusnya ke depan ya di tiga itu dulu,’’ imbuhnya. (c5/c11/c4/kum/Sekaring R.A./JPPN)
________________________________

saya kopikan komentar dari staff ctech

Mohon ma'af, Kami tidak menjual alat, dan belum komersialisasi.
Hanya bagi mereka yang benar2 membutuhkan dan tidak ada alternatif lain, silakan datang ke:

CTECH LABS Edwar Technology
Jl. Hartono Raya R-28, Modernland, Tangerang
(Telpon sementara sulit masuk karena terlalu banyak yang telpon).

Data yang diperlukan:
1. Fotocopy KTP (Ybs Wali)
2. Surat pernyataan volunter ingin memakai alat (dikenai biaya pembuatan alat) dan surat rekomendasi dokter.
3. Hasil scan (CT, MRI, PET, USG, dsbnya), keterangannya difotokopi.
4. Fotokopi hasil lab.

Wassalaam
ctech labs edwartechnology

________________________________

Rabu, 05 Oktober 2011

Hati-hati. Kamera Tersembunyi Sedang Mengintai Anda.

Hati-hati. Kamera Tersembunyi Sedang Mengintai Anda. Silahkan Baca Pesan ini. (Terlebih untuk para akhwat )..!!!!

====================

* Bagaimana Mendeteksi Kamera Tersembunyi di Ruang/Kamar Pas?

Di depan ruang/kamar pas ambil ponsel Anda dan pastikan bahwa ponsel dapat melakukan panggilan ... Lalu masuk ke dalam, ambil ponsel Anda dan lakukan panggilan lagi.. Jika anda tidak dapat melakukan panggilan, Berarti ada kamera tersembunyi ..!!! Hal ini disebabkan oleh pengaruh gangguan kamera pada kabel serat optik ponsel selama transfer sinyal.

Silakan teruskan pesan ini ke teman Anda agar publik tahu masalah ini... Untuk mencegah para wanita yang tidak berdosa dari KAMERA TERSEMBUNYI .

* Kamera lubang jarum yg terdapat di Kamar Ganti Pasar Murah Akbar (Big Bazaar), atau Pusat Belanja? Beberapa hari yang lalu, saya menerima pesan teks: “Harap jangan menggunakan ruang/ kamar pas Pasar Murah Akbar (Big Bazaar); ada kamera lubang jarum untuk membuat MMS [Layanan Pesan Multimedia] yang menampilkan foto/ video curian gadis-gadis muda yang sedang berganti pakaian".

Jadi, tolong sebarkan ini kepada semua gadis. Juga kepada semua laki-laki yang memiliki saudara perempuan dan teman perempuan.."

Jangan malu dalam meneruskan pesan ini. Karena ini menyangkut perlindungan kehormatan semua gadis & wanita pada umumnya.

* Bagaimana mendeteksi keberadaan CERMIN 2-ARAH?

Ketika kita mengunjungi toilet, kamar mandi, kamar hotel, ruang ganti, dll, berapa banyak dari Anda yang tahu pasti bahwa cermin yang tampaknya biasa tergantung di dinding adalah cermin nyata, atau sebenarnya cermin 2-arah (mereka dapat melihat Anda ,tetapi Anda tidak dapat melihat mereka).

Ada banyak kasus orang memasang cermin 2-arah di ruang ganti perempuan atau kamar mandi atau kamar tidur.

Sangat sulit untuk mengidentifikasi cermin tsb. dengan hanya melihat permukaannya. Jadi, bagaimana kita menentukan dengan pasti jenis Cermin yang sedang kita lihat? LAKUKAN TES SEDERHANA INI: Tempatkan ujung kuku Anda ke permukaan cermin dan jika ada JARAK antara kuku anda dan BAYANGAN kuku, maka itu adalah cermin ASLI. Namun, jika kuku Anda LANGSUNG menyentuh gambar kuku Anda, maka WASPADALAH, ITU adalah CERMIN 2- ARAH..!! (Mungkin ada seseorang yang melihat Anda dari sisi lain).

Jadi ingat, setiap kali Anda melihat cermin, lakukan "tes kuku jari." Ini tidak dikenakan biaya apapun. Hal ini mudah untuk dilakukan. Ini hal yang sangat baik untuk dilakukan.

Alasan adanya jarak pada cermin nyata, adalah karena kertas perak yang terdapat di bagian belakang kaca. Sedangkan pada cermin dua arah, kertas peraknya terdapat pada permukaan kaca. Ingatlah baik-baik..!

Pastikan dan periksa ini setiap kali Anda masuk di kamar hotel atau ruangan yang menyediakan cermin. Bagikanlah kepada saudara perempuan Anda, istri, putri, teman, kolega, dsb.

Sampaikan pesan ini ke semua teman yang bisa dikontak. Semoga bermanfaat. :)



( Qobla An Ansa )

laporan dari reporter kami

Copy-paste by Mr. Suyadi ATB MANPS From:
http://www.facebook.com/sarah.mellina